Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat menyelenggarakan Musyawarah Masyarakat Desa dengan topik GELANTING di Kelurahan Cireundeu Tahun 2023
Tangerang Selatan, Berita Fikes Online,- Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melakukan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bersama unsur masyarakat Kelurahan Cireundeu pada Senin (20/2) di aula Kelurahan Cireundeu. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) yang diwajibkan bagi mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat semester 5. Musyawarah yang diselenggarakan oleh Kelompok 2 PBL ini bertujuan untuk mensosialisasikan program Gerakan Lawan Stunting (GELANTING) di Kelurahan Cireundeu. GELANTING merupakan rangkaian kegiatan intervensi yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam upaya menangani stunting yang ada di Kelurahan Cireundeu. Berdasarkan survei cepat yang telah dilakukan sebelumnya pada bulan Oktober 2022, diketahui terdapat 17 kasus stunting di Kelurahan Cireundeu. MMD yang dilakukan membahas rangkaian program yang nantinya akan dilakukan selama tiga pekan kegiatan PBL. Rangkaian kegiatan Gelanting meliputi Sosialisasi dan Demonstrasi Isi Piringku, Lomba Menyusun Menu Isi Piringku, Edukasi Protein Hewani, dan Pemberian Cakram Stunting. Musyawarah tersebut dihadiri oleh perwakilan unsur masyarakat, yaitu Lurah dan Kepala RW Kelurahan Cireundeu, Kepala dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Cireundeu, kader kesehatan di lingkungan Kelurahan Cireundeu, serta pembimbing fakultas. Undangan yang hadir memberikan respon yang positif terhadap GELANTING. Lurah Kelurahan Cireundeu, Win Fadlianta menyampaikan, “Setelah pandemi Covid-19, kini stunting menjadi PR bersama. Oleh karena itu, dengan adanya adik-adik mahasiswa UIN semoga dapat membantu menyelesaikan permasalahan ini (stunting).”
Dukungan juga disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Cireundeu, drg. Asih. Asih menyebutkan bahwa meskipun Cireundeu menjadi kelurahan dengan angka stunting terendah di Ciputat Timur, intervensi stunting tetap perlu dilakukan agar Cireundeu sepenuhnya bebas dari stunting. Beliau juga memberikan arahan kepada kader untuk turut mendukung dan membersamai mahasiswa dalam melawan stunting. Antusias masyarakat juga terlihat dari diskusi yang dilakukan. Beberapa Kepala RW dan kader kesehatan secara aktif bertanya dan menanggapi penjelasan mahasiswa terkait gambaran kasus stunting di Kelurahan Cirendeu. Respon positif dari unsur masyarakat ini diharapkan dapat mendukung kesuksesan dan kelancaran program GELANTING sehingga dapat berkontribusi dalam penurunan kasus stunting di Cirendeu.(ST/CMP/zr)
